ISIF Cirebon: Menyelamatkan Naskah, Mengungkap Peradaban

restorasi naskah cirebon

MERESTORASI NASKAH KUNA: Membangkitkan kembali Kejayaan Peradaban

Pusat Studi Budaya dan Manuskrip (PSBM) Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon bekerja sama dengan Manassa (Masyarakat Pernaskahan Nusantara) dan Universitas Leipzig Jerman menyelenggarakan “Workshop Restorasi Naskah Kuna di Cirebon.” Workshop ini dilaksanakan selama dua hari, 3-4 Mei 2012, di Pendopo Kraton Kacirebonan, Jln. Pulasaren Kota Cirebon.

Selain para dosen dan peneliti ISIF, hadir dalam workshop ini adalah para pemilik naskah kuna (manuskrip), praktisi dari Arsip Daerah Cirebon, dan beberapa orang utusan dari 4 Kraton di Cirebon, yakni Kraton Kacirebonan, Kraton Kasepuhan, Kraton Kanoman, dan Kraton Keprabonan yang bertugas memelihara naskah kuna di Kraton masing-masing. Jumlah peserta workshop sekitar 25 orang.

Dalam pembukaan workshop, Prof. Dr. KH. A. Chozin Nasucha (Rektor ISIF) berharap kegiatan ini dapat menjadi perekat antara para akademisi, terutama dari ISIF, dengan para pemilik naskah sebagai salah satu pemegang khazanah peradaban Islam Cirebon masa lalu. Narasumber workshop berasal dari Universitas Leipzig Jerman, Jana Wichmann, BA, MA. Dia juga berharap di Cirebon terdapat orang-orang yang ahli dalam restorasi naskah kuna sebagaimana muncul juga ahli-ahli yang sama di Kraton Jogjakarta dan Museum Sonobudoyo Solo.

Sepanjang program preservasi naskah kuna di Cirebon, dalam pengakuan para pemilik naskah, kegiatan workshop ini kali pertama dilaksanakan. Selama ini, restorasi naskah kuna dilakukan oleh lembaga-lembaga resmi di lingkungan birokrasi perpustakaan nasional, arsip nasional, atau arsip daerah, tanpa didahului dengan pelatihan atau workshop bersama pemilik naskah. Hasil restorasi naskah dapat dilihat sebagian kecil di beberapa Kraton Cirebon.

Selama workshop, gairah para pemilik naskah terpancar dalam setiap sesi yang dilaluinya, terutama pada saat praktik dalam 2 (dua) hari tersebut. Praktik dilakukan mulai dari membersihkan setiap lembar kertas naskah kuno, menempelkan kertas berlubang di tengah naskah, sampai dengan penjilidan (binding). Teori restorasi secara singkat disampaikan Jana Wichmann hanya setengah hari pada hari pertama. Pada akhir workshop, terdapat kesepakatan untuk aktualisasi hasil workshop, yakni menentukan prioritas program restorasi di Kraton Kacirebonan.

Seperti dituturkan Mahrus eL-Mawa sebagai mediator Manassa dengan PSBM ISIF, kegiatan workshop ini dapat berjalan sukses berkat kerja sama direktur PSBM, Opan Sapari, M.Hum dengan Elang Hilman yang menjadi bagian penting dari keluarga Kraton Kacirebonan dan pegawai arsip daerah Kabupaten Cirebon. Beberapa bulan sebelum kegiatan berlangsung, Dr. Oman Fathurrahman, Ketua Umum Manassa, telah melakukan observasi singkat bersama Jana Wichmann dan bertemu dengan pihak-pihak terkait di Cirebon untuk menentukan kelayakan ISIF sebagai mitra kerja Manassa dan Leipzig University Germany. [ME: Mahrus eL-Mawa]

Sumber: http://www.isif.ac.id/berita/item/140-workshop-restorasi-naskah-kuna-merestorasi-naskah-kuna-membangkitkan-kembali-kejayaan-peradaban

Berita serupa:

http://www.manassa.org/main/aktivitas/index.php?detail=20120508101124

%d bloggers like this: